Sabtu, 12 Mei 2012 0 komentar

Luka



Semakin aku tak bisa memahamimu.... 

Sejauh ini aku berusaha menjadi orang yang berpura-pura bahagia dan tidak pernah terjadi apa-apa, setidaknya aku ingin dunia tahu bahwa aku, tetap kuat, bahwa aku bukan pecundang apalagi pengemis murahan. 

Aku, dengan segala apa yang kupunya berusaha memahamimu meski kadang perbedaan tak pernah bisa dihindari, sampailah aku pada titik dimana objektifitas bahkan subjektifitasku hilang padamu, aku tak bisa lagi membacamu, aku tak bisa lagi memahamimu dalam setengah sentiku, aku tak bisa lagi menjadi orang yang terus menerus diabaikan. 

Sampai pada titik ini, aku bahkan tidak tahu apakah aku ini benar2 pengemis murahan, heh... kubangun semua luka ini dengan tetap percaya padamu, entahlah kau memang benar2 tak bisa kumengerti....


Senin, 07 Mei 2012 2 komentar

Persamaan antara Al Qur’an, Alkitab dan Hadis





Beberapa teks Alkitab di bawah ini memiliki kesamaan atau keserupaan dengan teks Al-Qur'an dan Al-Hadits yang cukup mengagumkan
Sebelum itu, penting untuk diingat selalu bahwa persamaan antara ajaran/hukum Taurat, Injil, dan Alquran harus dipahami sebagai Firman Allah yang tetap, sedangkan perbedaan ajarannya harus dipahami sebagai nasakh (penggantian/perubahan hukum secara progressif). Sebaliknya, ajaran Paulus (Kristen) secara tegas menolak hukum Taurat (Galatia 2:16), sehingga dengan demikian, maka penolakan Paulus (Kristen) terhadap hukum Taurat harus dipahami sebagai Pembangkangan terhadap Firman Allah.

1. YESAYA 29:11-12 DENGAN HR. BUKHARI  

Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai"; dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca." (Yesaya 29:11-12)

sama dengan: 

Malaikat itu mendekapku (Muhammad) sampai aku sulit bernapas. Kemudian, ia melepaskanku dan berkata, "Bacalah!" Kujawab, "Aku tak dapat membaca." Ia mendekapku lagi hingga aku pun merasa tersesak. Ia melepasku dan berkata, "Bacalah!" dan kembali kujawab, "Aku tak dapat membaca!" Lalu, ketiga kalinya, ia mendekapku seperti sebelumnya, kemudian melepaskanku dan berkata: "baca: QS. 96:1-5" (HR. Bukhari)

2. YESAYA 60:1 DENGAN QS. 74:1-3  

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. (Yesaya 60:1)

sama dengan: 

"Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangkitlah, lalu berilah peringatan, dan Tuhanmu, agungkanlah." (QS. 74:1-3)

3. YESAYA 40:25 DENGAN QS. 42:11  

Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus. (Yesaya 40:25)

sama dengan: 

...Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat. (QS. 42:11)

4. YESAYA 42:1 DENGAN QS. 25:1

Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. (Yesaya 42:1)  

sama dengan: 

Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur'an) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam. (QS. 25:1)

5. KEJADIAN 12:2-3 DENGAN QS. 33:56-57  

Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." (Kejadian 12:2-3)

sama dengan: 

Sesungguhnya Allah dan malaikat2-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. Sesungguhnya orang-oang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. (QS. 33:56-57)

6. MARKUS 12:29 & ULANGAN 6:4; 32:39 DENGAN QS. 39:4

Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Markus 12:29) 
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4)  
Lihatlah sekarang, bahwa Aku, Akulah Dia. Tidak ada Allah kecuali Aku. Akulah yang mematikan dan yang menghidupkan, Aku telah meremukkan, tetapi Akulah yang menyembuhkan, dan seorangpun tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku. (Ulangan 32:39)   


sama dengan: 

...Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. (QS. 39:4)

7. MARKUS 12:31 DENGAN HR. TIRMIDZI  

Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri... (Markus 12:31) 

sama dengan: 

Dari Abdullah bin 'Amru: Rasulullah SAW bersabda: "Orang yang mengasihi akan dikasihi oleh Yang Maha Pengasih. Kasihilah siapapun yang di atas bumi, maka engkau akan dikasihi yang ada di langit..." (HR. Tirmidzi) 

8. ULANGAN 19:21 DENGAN QS. 5:45

Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki." (Ulangan 19:21) 
Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. (Matius 5:38) 

sama dengan: 

Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya nyawa (dibalas) dengan nyawa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.(QS. 5:45) 

9. KELUARAN 34:8-9, MATIUS 26:39 & LUKAS 22:41 DENGAN HR. MUSLIM  

Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah serta berkata (berdoa): ... (Keluaran 34:8-9) 
Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: ... (Matius 26:39)
Kemudian Ia (Yesus) menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: ... (Lukas 22:41) 


sama dengan: 

Dari Abi Hurairah: bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sedekat-dekatnya seorang hamba dari Tuhannya ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa." (HR. Muslim) 

10. MAZMUR 84:10 DENGAN HR. MUSLIM  

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik. (Mazmur 84:10) 

sama dengan: 

Rasulullah bersabda: "Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) seribu kali lebih baik dari lainnya kecuali masjid al-Haram." (HR. Muslim)  

11. YOHANES 5:30 DENGAN QS. 5:117

Aku (Yesus) tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia (Allah) yang mengutus Aku. (Yohanes 5:30)

sama dengan:

Aku (Yesus) tidak pernah mengatakan kepada mereka (Bani Israel) kecuali apa yang Engkau (Allah) perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. (QS. 5:117)

12. IMAMAT 19:20 DENGAN QS. 4:25

Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan seorang perempuan, yakni seorang budak perempuan yang ada di bawah kuasa laki-laki lain, tetapi yang tidak pernah ditebus dan tidak juga diberi surat tanda merdeka, maka perbuatan itu haruslah dihukum; tetapi janganlah keduanya dihukum mati, karena perempuan itu belum dimerdekakan. (Imamat 19:20)

sama dengan:

...dan apabila mereka (budak-budak perempuan) telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka melakukan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separo hukuman dari hukuman wanita-wanita yang bersuami... (QS. 4:25)

Sebagai umat kristiani yang baik, sepatutnya mengetahui dan memahami bahwa Yesus juga menyembah Allah,
Maka berkatalah Yesus kepadanya :"Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!". (Matius 4:10)[1]. Dan yesus mengku dirinya hanyalah utusan Allah "Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut aku, ia menyambut Dia yang mengutus aku." (Matius 10:40)[2]
Apabila ada dalam injil penyimpangan-penyimpangan maka tidak lain itu adalah karangan paulus semata[3].
Sumber :
1.      101 bukti yesus bukan tuhan, H Insan LS. Mokoginta
2.      Kebohongan Kristen
3.      Al qur’an, hadis dan alkitab.


[1] Alkitab hal 3
[2] Alkitab hal 12
[3] Menurut R.P Roguet dalam bukunya Initiation a I'Evangile (Pembimbing Kepada Injil) memuat hikayat yang tidak otentik. Kalimat tersebut hanyalah tambahan (yang tidak termuat dalam Codex vaticanus maupun Codex Sinaticus). Hikayat yang dimaksud adalah sekitar peristiwa penyaliban, kebangkitan, dan kenaikan Yesus. Serta tentang isa dari surga.

1 komentar

Mars kebangkitan umat islam

Bismillahi awwali kata pada waktu yang nyata
Alhamdulillahi tak lupa kita haturkan pada Allah seru sekalian alam
yang telah mengingatkan pada sekalian umat islam
Indonesia, Hindustan, persi, arab, kairo, tunis, maroko, turkia, ruslan (rusia), England, amerika, cina, japan, bukhori, Samarkond.
Yang telah sama bangun ingat pula pada Qur’an menjadi sesuruh alam
Sama menyesal mengakui dirinya kesalahan.

Konon, mars ini adalah mars kebangkitan umat islam yang ketika dulu menjadi mars yang sangat terkenal di kalangan Muhammadiyah dan Aisyiyah akan tetapi semakin hari semakin kandas dan hilang tanpa jejak, maka saat ini mari kita bangkitkan kembali mars kebangkitan umat islam sebagai awal baru menapaki islam yang akan bangkit kembali….


0 komentar

Life after the death


Ya Allah,  teteskan untuk kami embun Ma’rifah-Mu, agar kami “mengerti” bahwa suatu saat kami pasti akan mati…

Pernah berimajinasi bagaimana rasanya mati? Kemudian setelah mati ada imajinasi baru yang muncul dan membuat kita bertanya dua kali lipat mengerutkan kening, umm.. habis mati kita ngapain yah?
Kalo anda pernah berimajinasi seperti itu maka selamat anda beruntung, karena imajinasi anda sama denganku, yah tepatnya sejak aku masih kecil waktu itu usia sekitar 9 tahun duduk di kelas 4 MI Muhammadiyah dan baru tahu tentang apa itu kematian, entah asal muasal darimana terbersit begitu saja dalam benakku, gimana rasanya orang mati apakah seperti tidur nyenyak berskala panjang yang kalau orang lain membangunkan sangat tidak mau dan merasa terganggu, karena kita merasa tenang dan nyaman ketika tidur atau seperti orang yang tidak tahu apa-apa dan tidak sadar dia tidur atau tidak, entahlah pikiran kacau itu mulai merasukiku saat itu, tidak berhenti sampai disitu, pikiran kacau dan aneh tadi terus menjalar semakin merambat seperti benalu pada pohon dan mengakar kuat dan memunculkan pertanyaan selanjutnya yang membuatku saat itu bingung benar-benar, “setelah orang mati bagaimana kehidupannya, apakah dia akan terus mati dalam kuburan atau dia akan hidup seperti di dunia tapi dengan model dunia yang berbeda? Haha pertanyaan bodoh anak SD. Karena aku tidak bisa menjawab dan masih malas mencari tahu akhirnya kusimpan saja kebingungan itu di ruang bawah sadarku paling bawah, setidaknya ketika aku dewasa kelak aku akan mereview kembali ingatanku 11 tahun yang lalu, dan aku akan mencari tahu jawabannya.
Dan sekarang aku sudah dianggap dewasa, dengan usiaku 20 tahun setidaknya ada pengetahuan yang berbeda dengan usiaku saat 9 tahun, maka aku ingin kalian tahu seperti apa pencarianku dan temuanku.. entahlah apa aku sudah menemukan jawabannya, yang jelas aku hanya ingin berbagi pada kalian sekaligus mengingatkan kalian khususnya diriku, tentang sebuah perkara yang paling dekat dengan manusia… kematian.
Pada beberapa ayat dalam al Qur’an telah banyak disebutkan penyebutan perintah beriman pada hari akhir (pasca kematian) adalah setelah perintah beriman kepada Allah, berikut contoh ayat yang berkaitan
لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah dan hari kemudian (2:177)
مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Barangsiapa yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (2 : 62)
Dalam dua contoh ayat tersebut, satu rahasia yang cukup penting dibalik perintah hari akhir setelah perintah beriman pada Allah, adalah betapa sangat pentingnya keimanan seseorang pada kehidupan pasca kematian, karena ketika seseorang beriman pada hari akhir maka dengan otomatis pula ia akan beriman pada Nabi, malaikat, kitab, qadha dan qadar, karena ia tahu apa yang akan terjadi setelah seseorang itu mati, jawabannya hanya dua seperti teori konflik sayyid qutb, jawaban itu hanya dua, syurga atau neraka?
Terkadang manusia salah memahami kematian, manusia menganggap bahwa kematian seolah hanya untuk orang lain dan menganggap kematian berarti berpindah dari tempat yang luas & indah, menuju tempat yang sempit, gelap, pengap lagi mencekam, kesalahpahaman yang sudah terkonsep dalam diri. Untuk itu manusia lalai ketika di dunia karena ia mengira kematian hanya terjadi pada orang lain, tidak pada dirinya, dirinya akan hidup lebih lama dalam periode yang panjang, bahkan chairil anwar dalam syairnya aku ingin hidup 1000 tahun lagi pun justru mati ketika usianya yang sangat muda. Dan manusia juga ketakutan ketika kematian akan menjemputnya karena ia mengira perpindahan kehidupan pada yang lebuh buruk dan menyiksa. Kehidupan buruk dan menyiksa itu hanya akan terjadi kalau kita membangun hal-hal kehidupan kita dengan perbuatan yang bisa membuat kita tersiksa dan merasa buruk. Jadi, rubahlah cara pandangmu tentang kematian.
Kematian berarti “dijemput” untuk pindah menuju “tempat” yang segalanya adalah nikmat
Kematian adalah gerbang menggapai kemuliaan di Sisi Ar Rahman
Kematian adalah cermin perilaku manusia selama ia hidup di dunia
Keadaan manusia ketika mati akan sesuai dengan apa yang ia senangi selama   hidup
Kematian adalah peristiwa tersibaknya tirai penutup yang selama ini menghalangi kita untuk bisa melihat & merasakan keindahan hakiki alam sesudah mati
Kematian berarti terlepas dari segala “cengkeraman” mulut kesenangan dunia yang menipu dan menjerumuskan
Maka jangan pernah berpikir mati itu sakit, sesak, pengap, menyiksa tapi mati itu indah, nikmat, bahagia dan siap hidup lebih lama. Karena justru kehidupan setelah kematian itulah yang hakiki, yang kenikmatannya melebihi jauh kehidupan dunia, keindahannya tak bisa tergambarkan, dan lebih abadi.
Tapi.. rasa nikmat, indah, enak, bahagia itu hanya akan dirasakan oleh orang-orang tertentu yaitu orang-orang yang beriman, beramal soleh, dan takut pada Allah, sebagaimana firmanNya.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baikmakhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. (98:7-8)


Ketika perlahan pengetahuan itu sampai padaku bahwa rasanya mati itu seperti apa dan kehidupan setelah kematian itu bagaimana, ternyata jawabannya ada pada diriku sendiri, yahh kebingungan yang sudah kusimpan lama ini akhirnya terjawab dan jawabannya ada pada diriku, kalau kalian pun merasa sepertiku maka jawabannya ada pada dirimu sendiri, maka tanyakanlah pada dirimu…
Kita tinggal memilih mau merasakan mati itu sakit, atau enak? Dan kita juga tinggal memilih mau kehidupan setelah kematian yang penuh kenikmatan atau penuh dengan siksaan? Pilihan ada pada diri kalian… karena amal dan perbuatan kita di dunialah yang bisa membeli semua kesenangan kematian dan kehidupan pasca kematian yang penuh kenikmatan.


18.45

Kamis, 03 Mei 2012 0 komentar

Indah Pada Saatnya (lagu ciptaanku untukmu)


Nay


Intro: E A B A B

E                         A 
ingin kubernyanyi dan tak berhenti
  B                       E            
menikmati rasa yang ada dihati
E                          A 
serpihan perih kini telah pergi
B                        A
kau hadir mengganti menjadi
           B
indah pelangi

(#)
E                 A
Uuuu...bertanya dalam hati
  B                 E    
mengapa tak sejak dulu
E                     A
saat aku sudah tak mampu
  B                 A    B
mengucap lagi kata rindu hooo...


Reff I
E                   A     
sempurnakan cinta kita
        B       
dengan apa yang ada
                E
antara kau dan aku
E
indahnya kata
                   A
tak hilang oleh makna
  B                      A      B
tapi menyatu dan saling percaya

Back to: (#), Reff
Interlude: A B E D# C# B A B

F#m
percaya padaku
G#m
dan kupercayakan padamu
A
jaga ia
B                         C#
hingga indah pada saatnya...





Reff II
F#                  B
     
sempurnakan cinta kita
        C#       
dengan apa yang ada
                F#
antara kau dan aku
F#
indahnya kata
                   B
tak hilang oleh makna
  C#                   B      C#
tapi menyatu dan saling percaya

1 komentar

Kualat Naruto



Bangun tidur, shalat shubuh, lalu tidur lagi atau jalan pagi dan atau yang lainnya tergantung siapapun mau menggunakan paginya dengan berbuat apa, mau tidur mata tidak mengantuk, mau jalan pagi aroma dinginnya masih terasa di kulit menambah malas untuk pergi, akhirnya kuputuskan aktivitas pagiku nonton tv, sempat bingung juga lihat berbagai channel pagi yang isinya kebanyakan tausyiyah pagi dari da’i-da’I yang baru naik daun, aku tidak berburuk sangka sebetulnya hanya heran saja ini murni dakwah atau sebatas aji mumpung ketenaran… ah sudahlah tidak usah dibahas kita kembali ke channel tv pagi ini, sambil nonton menahan laparnya perut yang tak terhingga seperti tidak makan berhari-hari… hahahhaaha, kebohongan publik tidak makan dua atau tiga kali pun berat badanku tidak berubah, payah sekali diet yang gagal.
“Ehhhhh itu aja ga usah dipindah”
Teriak seorang temanku ketika tanganku sangat tak sengaja, setengah terpaksa memindah channel yang akhirnya terhubung dengan satu tontonan yang cukup menarik bagi temanku tapi tidak bagiku, aku diam tak bergeming.
“Pindah aja deh, ga seru ga seru”
Aku ngotot dengan muka sebal.
“Lihat dulu, seru kok.. orang saja banyak yang suka lho, makanya kamu jangan Cuma suka spongebob aja, ini kartun keren tahu banyak hikmah yang bagus dari film ini”
Bukannya mengalah memindah channel malah tambah memaksaku untuk ikut nonton kartun yang sejak dulu aku tidak suka.
“Ya sudah terserah deh”
Dengan wajah sebal dan jawaban yang jutek aku mengiyakan sementara waktu.
Lewat beberapa detik masih saja channel tidak mau dipindah dan si kartun masih tetap nongol, dalam bayanganku ingin cepat muncul kata the end tapi sayang kata the end emang ga pernah muncul juga.
Tapi saat detik memasuki menit bahkan hampir setengah jam kurang aku ikut berkutat serius nonton si kartun dan aku tidak ngotot lagi untuk dipindah hanya diam dengan wajah sok serius.
“Naruto dan adik-adik ninja junior yang lebih muda mengikuti lomba dan mereka satu kelompok dalam perjalanan, tapi lagak naruto yang menurutku sok tahu mengambil jalan yang salah, terjal dan mendaki, pasalnya jalan itu yang lebih mudah untuk sampai tujuan tapi kenyataannya ternyata mereka berempat tersesat di atas bukit dalam gua, semua menyalahkan naruto yang menjadi kepala kelompok. Perbekalan makan habis semuanya mengomel.
aku tertawa dalam puas sok tahu seh makanya jadi tersesat.
“Ini semua salah kak naruto, kita jadi tersesat gimana ini, aku lapar sekali”seorang adik junior mengomel sambil memegangi perutnya yang kelaparan. 
“Perbekalanku masih ada, tenang saja”
Jawab naruto dengan tampang tanpa dosa.
Setelah perbekalan dari tas dikeluarkan ternyata semua makanan hanya bisa dimakan dengan air panas.
“Ini kan hanya bisa dengan air panas kak, gimana kami mau makan”protes seorang dari mereka
“Lagian perjalanan ke gunung kok malah bawa makanan yang begini, bukan yang langsung makan saja”protes seorang dari mereka lagi.
Tanpa emosi atau marah karena sudah dimaki sejak tadi naruto menyuruh yang lain makan tapi dia berusaha menahannya, dia tak ikut makan...
So sweat dan keren juga bisikku dalam hati
Akhirnya dengan sangat terpaksa semua anggota kelompoknya makan dengan lahap tidak peduli itu makanan harus dimasak dulu atau tidak.
Sederhana saja, aku jadi kagum naruto karena ia rela tidak makan demi kepentingan oranglain, kalau dalam agama kita kan itu naruto udah mengamalkan itsar pada oranglain, dan itu jelas dibolehkan kecuali itsar dalam hal ibadah. Terus, naruto juga tidak marah ketika semua orang menyalahkannya, memakinya, dan kesal padanya. Justru dia membalas dengan yang lebih baik. Dan ajaran seperti dalam film naruto itu sudah berabad-abad lalu diajarkan oleh nabi kita, so… dalam mungkin bisa kubilang naruto termasuk seorang muslim yang baik (itupun kalo dia islam).
Jadi teringat seseorang, pernah mengatakan ini padaku “tonton saja dulu, nanti bakalan suka kalo udah nonton sekali”
Dan sekarang, hehehe… terserahlah mau berkata apa.
Iam speechless… JJ



0 komentar

Rindu



Hampir 10 tahun kuhitung mundur atau maju tetap sama jumlahnya, dan tak akan mengurangi jumlah yang sudah hampir kubilang cukup lama untuk bisa sampai pada sebuah kata “rindu”, yah dan sepuluh tahun itu seperti tak ada artinya, bahkan saat tahun kesepuluh disaat aku hampir tak mengerti kenapa semua harus terpisahkan dengan waktu dan jarak yang tak kumengerti sampai sekarang, hampir 6 tahun kuhabiskan tanpanya, lalu 10 tahun ini juga tanpanya lalu bertambah beberapa tahun tanpanya, dan sekarang dihampir ke 10 tahun ini juga akan berpisah dengannya.
Seperti inikah hidup dengan orientasi perpisahan dan sebuah kebanggaan dengan ketidakmampuan bertemu hingga ternyata sampai kabar bahwa telah hilang tertelan pesan singkat kematian, bahkan aku saja tak tahu dan tak bisa lagi melihatnya, bukankah ini sebuah kebodohan yang terus saja dipelihara, bukankah pernah kau alami dan kau tak mampu lagi melihatnya dalam terakhirmu dengannya hidup disini, duh Rabb… haruskah selalu begini sejarah hidup. Menurutku tidak, tapi apa yang salah? System keluarga atau memang kesibukan diri yang sampai pada titik egosentris dan tak peduli. 
Terlihat sangat biasa dan sederhana tapi jujur aku sangat tersiksa dengan kebodohan ini, lagi-lagi waktu dan jarak yang menjadi penghambat segalanya.
Sungguh Rabb… aku rindu sekali.
Rindu bertemu adik laki-lakiku yang berpisah sudah 7 tahun, rindu mengunjungi kuburan abiku yang hampir 16 tahun tak kuhampiri, tak kusapa karena jarak yang jauh dan menjauhkan.
Dan terakhir, aku rindu kalian semua ada disisiku….

Bagaimana komentar anda dengan postingan saya?

 
;